<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gowes &#8211; HERI CAHYONO &#8211; SAMHC</title>
	<atom:link href="https://hericahyono.com/tag/gowes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://hericahyono.com</link>
	<description>Ono Sing Anyar</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Sep 2024 12:30:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://hericahyono.com/wp-content/uploads/2024/09/cropped-samhc_favicon-1-32x32.png</url>
	<title>Gowes &#8211; HERI CAHYONO &#8211; SAMHC</title>
	<link>https://hericahyono.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Yunus Abdurrahman, Tiba di Malang Dengan Hadiah Istimewa</title>
		<link>https://hericahyono.com/yunus-abdurrahman-tiba-di-malang-dengan-hadiah-istimewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminx]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 12:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Kasembon]]></category>
		<category><![CDATA[Naik Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Yunus Abdurrahman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hericahyono.com/?p=3794</guid>

					<description><![CDATA[Yunus Abdurrahman, pria fenomenal asal Kasembon yang menunaikan haji dengan menggunakan sepeda “Gowes”. Sampai di tanah kelahirannya, Kasembon, Kabupaten Malang pada tanggal 15 Agustus 2023. Pada saat kedatangannya tak lupa Yunus berkunjung ke kediaman Sam HC di dusun Slatri. Sam HC bersama keluarga Yunus Abdurrahman menyambut kedatangan dengan hangat dan antusias, tak lupa mengucapkan selamat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Yunus Abdurrahman, pria fenomenal asal Kasembon yang menunaikan haji dengan menggunakan sepeda “Gowes”. Sampai di tanah kelahirannya, Kasembon, Kabupaten Malang pada tanggal 15 Agustus 2023. Pada saat kedatangannya tak lupa Yunus berkunjung ke kediaman Sam HC di dusun Slatri.</p>



<p>Sam HC bersama keluarga Yunus Abdurrahman menyambut kedatangan dengan hangat dan antusias, tak lupa mengucapkan selamat atas keberhasilannya dalam menunaikan ibadah haji, tetapi juga mengungkapkan rasa syukur karena Yunus dapat kembali dengan selamat dan sehat ke Indonesia.</p>



<p>Seperti diketahui, Yunus Abdurahman melaksanakan perjalanan ibadah haji dari Malang ke Mekkah menggunakan sepeda “Gowes”, memulai perjalanannya pada akhir tahun 2022 dan kini telah sampai di tanah kelahirannya pada 15 Agustus 2023. Sam HC merupakan salah satu orang yang selalu mendukung dan memantau Yunus Abdurrahman pada saat perjalanan Gowes Malang-Mekkah.</p>



<p>Selama perjalanan Yunus membagikan kisah perjalanannya di berbagai negara melalui akun tiktok <strong><a href="https://web.archive.org/web/20240420225302/https://www.tiktok.com/@yunusabdurrahman3">@yunusabdurrahman</a><a href="https://web.archive.org/web/20240420225302/https://www.tiktok.com/@yunusabdurrahman3" target="_blank" rel="noreferrer noopener">3</a></strong>.</p>



<p>Masih mengenakan rompi yang bertuliskan Gowes Malang to Mekkah dengan logo “Malang Jejeg”, Yunus Abdurrahman tiba di kediaman Sam HC bersama rombongan gowes yang mengantarnya.</p>



<p>Kemudian sembari berbincang dan berbagi kisah perjalanan. Yunus juga membawakan oleh-oleh istimewa untuk Sam HC yang selalu mendukunganya. </p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://web.archive.org/web/20230921150926im_/https://samhc.id/wp-content/uploads/2023/09/SamHC-mendapat-hadiah-kiswah-dari-Yunus-Abdurrahman-1024x576.jpg" alt="Sam HC menyambut kedatangan Yunus Abdurrahman, kemudian mendapatkan hadiah istimewa berupa potongan Kiswah." class="wp-image-10163"/><figcaption class="wp-element-caption">Sam HC menyambut kedatangan Yunus Abdurrahman, kemudian mendapatkan hadiah istimewa berupa potongan Kiswah.</figcaption></figure>



<p>Hadiah istimewa yang diberikan kepada Sam HC berupa potongan Kiswah, kain penutup ka’bah yang biasa jadi rebutan, uniknya Yunus mendapatkan kain tepat bertuliskan lafadz Subhanallah yang artinya “Maha Suci Allah”.</p>



<p>Kiswah merupakan kain penutup yang sudah menjadi bagian penting bagi Ka’bah sejak zaman dahulu. Sudah menjadi tradisi unik setiap tahun kain hitam tersebut diganti menjadi kain putih polos sebagai simbol ihram bagi jemaah haji. Kemudian pada hari ke- 9 atau 10 Zulhijjah, kain kiswah diganti dengan yang baru sebagai penanda hari besar Idul Adha.</p>



<p>Meski telah diganti oleh kiswah yang baru, kiswah lama penutup Kakbah yang dibangun Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail itu tidak lantas dibuang atau dimusnahkan. Kiswah tersebut akan dipotong-potong lalu disulap sebagai buah tangan bagi tokoh dengan otoritas tinggi di dunia sebagai tanda penghormatan.</p>



<p>Bagaimana Yunus Abdurrahman bisa mendapatkan potongan kain Kiswah tersebut tetap menjadi misteri, namun yang pasti, Sam HC tampak begitu senang dan gembira ketika menerima hadiah ini. Bagi Sam HC, potongan kiswah yang berlafaz “Subhanallah” ini adalah sesuatu yang sangat istimewa dan penuh makna.</p>



<p>Setelah pertemuan singkat yang penuh haru ini, Sam HC tidak hanya merasa bersyukur, tetapi juga memberikan pesan inspiratif kepada seluruh muslimin lainnya. Ia menekankan betapa pentingnya memiliki tekad dan semangat yang sama seperti Yunus Abdurrahman dalam mengejar impian dan tujuan agama dengan ketekunan dan keberanian.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Inspiratif Yunus Abdurrahman, Tunaikan Haji Gowes dari Malang ke Mekkah</title>
		<link>https://hericahyono.com/yunus-abdurrahman-tunaikan-haji-gowes-ke-mekkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminx]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Aug 2023 12:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Jejeg]]></category>
		<category><![CDATA[Naik Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Yunus Abdurrahman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://hericahyono.com/?p=3805</guid>

					<description><![CDATA[Dalam hidup ini, terkadang cita-cita bisa menjadi sumber energi yang menggerakkan langkah kita. Yunus Abdurrahman, seorang guru agama di salah satu SMK di Kota Malang, memiliki cita-cita yang tak biasa yakni menunaikan ibadah haji ke Mekkah dengan menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda. Bukan sekadar berangkat, Yunus ingin mewujudkan impian ini tanpa perlu antre dalam panjangnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dalam hidup ini, terkadang cita-cita bisa menjadi sumber energi yang menggerakkan langkah kita. Yunus Abdurrahman, seorang guru agama di salah satu SMK di Kota Malang, memiliki cita-cita yang tak biasa yakni menunaikan ibadah haji ke Mekkah dengan menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda. Bukan sekadar berangkat, Yunus ingin mewujudkan impian ini tanpa perlu antre dalam panjangnya daftar tunggu ibadah haji melalui Kementerian Agama. Sebuah kisah inspiratif tentang kegigihan, perjuangan, dan semangat dalam mengejar mimpi.</p>



<p>Cerita perjalanan ini dimulai dari sejak Yunus masih duduk di bangku kelas 3 SD. Ia telah menanamkan dalam benaknya impian suci untuk berangkat haji, dan ia ingin melakukannya melalui jalur darat. Kendati impian ini dimulai dari level yang sederhana, dengan waktu berlalu, semakin kuat tekadnya. Yunus ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menggapai cita-cita luhur.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://web.archive.org/web/20240528104139im_/https://samhc.id/wp-content/uploads/2023/08/yunus_abdur_r.webp" alt="" class="wp-image-10056"/></figure>



<p>Pada awalnya, Yunus berencana menggunakan sepeda motor untuk melintasi ribuan kilometer menuju tanah suci. Namun, realitas ekonomi membuatnya merubah rencana tersebut. Dengan modal awal sebesar 300 ribu rupiah, Yunus memutuskan untuk berangkat menggunakan sepeda gowes sebagai mitra setianya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
